Breaking News

Viral Gapoktan Bumi Ratu Baru Seumur Jagung Sudah Tancap Gas Petani Jadi Korban Janji-janji Palsu Ini Faktanya!!!

 Bantuan pupuk dan racun rumput gratis, baik dari daerah maupun Kementerian Pertanian, ternyata tidak sepenuhnya gratis. Sebab, kenyataannya, sejumlah petani di Kampung Bumi Ratu Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang bawang harus menebus bantuan tersebut. 

RD, salah satu petani kampung Bumi Ratu, mengatakan bantuan pupuk dan Racun Rumput gratis langsung dibagikan ke kelompok tani. Sedangkan dirinya mengambil ke kelompok tani. dirinya diwajibkan menyetor uang 35000 sampai 40000 ribu untuk satu paket. 

Selain itu, di tempat kelompok yang berbeda HR, mengatakan bahwa dirinya menebus sebesar 40 ribu besaran uang yang diminta oleh oknum poktan (kelompok tani) tidak sama setiap kelompok.ada 30 ribu, sampai 40 ribu. 

Saat Tim Media melakukan konfirmasi melalui Whatsapp kepada Eko selaku Gapoktan Kampung Bumi Ratu yang baru terpilih dengan tegas dan gagah nya dia menjawab itu uang untuk biaya transport pak di karna kan itu pengambilan nya tempat terpisah jadi dua kali transport ungkapnya. 

Eko selaku Gapoktan Kampung Bumi Ratu baru saja menjabat langsung tancap gas dan tidak Menyia-nyia kan kesempatan pasalnya bantuan obat hama 1 botol obat keong 1 botol dan dua botol Racun Rumput anggota harus menebus 30-40 ribu, sehingga petani tetap jadi korban. 

Dengan gaya lugu dan sok suci di dalam pidato saat terpilih menjadi Gapoktan,
seorang Eko akan bikin harga pupuk semurah mungkin dan akan bantu petani, belum juga kering dari mulutnya, bantuan obat hama dan racun rumput langsung mencekik petani  Tidak hanya itu dengan hebat nya seorang Gapoktan tampa melakukan musyawarah dengan anggota dia langsung memutuskan harga pupuk 118000 per sak. 

Rasa kecewa mulai keluar dari mulut petani baru saja jadi Gapoktan sudah tidak memikirkan nasib petani, kami kira ganti Gapoktan bisa bener-bener membantu petani tapi ternyata sama saja setelah menjabat petani tetap jadi korban janji-janji manis saja ungkap beberapa petani ke Tim Media.

 (Pimpinan Redaksi Budiman) 
© Copyright 2022 - Lampung Bersinar