Herwansyah selaku Media sekaligus Wali Murid dan Suami dari istrinya yang menerima MBG ibuk Hamil, menilai program MBG memberikan
Telor Busuk dalam MBG di Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, tangal 27/02/2026.
Makanan yang kurang higenis bahkan telor busuk ditemukan dalam paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada balita dan ibu hamil di Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang.
Herwansyah, mengatakan kualitas makanan di lapangan tidak sesuai dengan spesifikasi kesehatan dan gizi yang dijanjikan.
Kami menemukan telor busuk serta tidak sesuai dengan anggaran yang disalurkan Ini sangat ironis, program yang tujuannya meningkatkan gizi justru memberikan makanan yang membahayakan kesehatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23 Februari 2026)
Menurut Herwansyah, kejanggalan tidak hanya terjadi pada kualitas bahan pangan, tetapi juga pada skema distribusi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyebut makanan dibagikan sekaligus untuk jatah tiga hari. Namun, setiap paket tetap mencantumkan komponen biaya sewa dapur dan penyediaan wadah harian.
"Jika makanan diberikan untuk tiga hari, muncul pertanyaan besar: di kemanakan biaya sewa dapur dan operasional untuk dua hari sisanya? Ini bukan sekadar teknis, tapi ada potensi kerugian negara yang nyata," kata poli.
Lanjutnya, menduga terdapat mark-up harga rata-rata sekitar Rp2.000 per porsi dibandingkan harga pasar. Ia juga menyoroti menu seperti buah buahan,roti, dan kue kering yang dinilai setara produk warung kelontong, tetapi dipatok dengan harga lebih tinggi.
Lebih lanjutnya tim juga mempertanyakan kepada pengawasan pengelola dapur makan bergizi gratis (MBG) atau lebih tepat nya kepada ketua SPPG atas adanya kelalaian memberikan makanan busuk, dengan tegas mengatakan kami sudah berusaha memberikan yang terbaik namun semua itu banyaknya kendala dari pemilik dapur yaitu ibuk Simamora Murot kami pesen bahan A, tapi datangnya B, itulah yang sering terjadi mis komunikasi antara kami SPPG dengan pemilik dapur. Ungkapnya
Jelas program MBG di Kecamatan Rawajitu Selatan, Dapur milik Simamora Murot telah korupsi dan telah melakukan kelalaian memberikan bahan baku tidak sesuai dan tidak berkualitas sehingga terjadinya penerima MBG mendapatkan telor busuk.
Herwansyah Selaku Wakil Pimpinan Redaksi Media Faktanews24.com mengajak beberapa Media Online, dan Cetak serta Media Elektronik seperti INDOSIAR, ANTV, TVRI, GLOBAL TV, untuk mempublikasikan salah satu Dapur MBG Di Rawajitu Selatan milik Simamora Murot agar dapat di hentikan (Tutup) Tegasnya.
Dalam hal ini kami perwakilan tim telah mencoba mengonfirmasi Pemilik Dapur MBG ibuk Simamora Murot melalui Whatsapp namun tidak di respon.
sampai berita terbitkan belum juga ada jawaban dari pihak MGB Nya
"Kami Tegaskan bahwa peristiwa ini akan kami laporkan ke pihak -- pihak yang terkait terutama kepada
Pihak SPPG Se Tulang Bawang", Tegas nya Tim Awak Media Dan Lembaga bantuan hukum Tulang Bawang.
(Herwansyah)

Social Header